UNIX
UNIX
Pada tahun 1940 sampai 1950, komputer adalah single user. Pada tahun 1960 diperkenalkan batch system. Sistem timesharing, CTSS, di Dartmouth College dan MIT
MIT, Bell Labs dan General Electric merancang MULTICS (MULTiplexed Information and Computer Services) untuk mendukung ratusan pemakai bekerja pada perangkat keras yang tak lebih canggih dibanding PC/ATi286.
Bell Labs dan General Electric merancang MULTICS. Ken Thompson, peneliti Bell Labs, seorang diri menulis program sistem operasi pada PDP-7 (dengan assembler). Ken Thompson berhasil. Brian Kernighan secara berolok menyebut UNICS ( Uniplexed Information and Computing Service), lalu dieja UNIX.
Thompson bersama Dennis Richie memindahkan sistem operasi UNIX ke sistem komputer lain, yaitu:
- PDP-11/20, PDP-11/45 dan PDP-11/70 yang mempunyai perangkat kertas proteksi sehingga mendukung banyak pemakai pada satu saat.
- Ditulis kembali dalam bahasa C
Pada tahun 1974, Ritchie dan Thompson menulis makalah mengenai UNIX (sehingga memperoleh penghargaan Turing ACM, penghargaan penemu bidang ilmu komputerdan informatika). Universitas-Universitas memasang UNIX dan mendiskusikan, memberi gagasan dan peningkatan baru.
UNIX ditulis dalam bahasa C memudahkan pindah ke mesin baru. Usaha pemindahan disebut porting. Pemindahan memerlukan penulisan kompilator C untuk mesin, baru kemudian menulis device driver perangkat I/O mesin itu seperti terminal, printer dan disk. Sejumlah kode bergantung mesin seperti interrupt handler dan rutin manajemen memori ditulis ulang dalam bahasa assembly.
Unix berjalan diberagam komputer, dar notebook sampai superkomputer. Seluruh vendor komputer dan perangkat lunak besar mempunyai versi UNIX
